Activision Blizzard Hapus Persyaratan Vaksin COVID-19 untuk Pegawai Mereka!

Oleh : Bustommyzw | 2022-04-01 14:23:32

Pandemi COVID-19 telah berdampak besar pada dunia saat ini. Banyak perusahaan yang melakukan aktivitas pekerjaan mereka secara daring. Setelah keadaan mulai berangsur membaik, beberapa perusahaan telah menugaskan pegawainya untuk kembali ke bekerja secara offline atau kembali datang ke kantor mereka dengan syarat ketat seperti mewajibkan pegawai untuk melakukan vaksin COVID-19.

Namum, banyak perdebatan atas persyaratan vaksin COVID-19 yang menuai beberapa konflik, karena beberapa orang tidak menyukai kebijakan vaksin.

Sekarang, dengan pandemi yang semakin terkontrol, Activision Blizzard telah mengumumkan bahwa mereka menghilangkan persyaratan vaksin bagi seluruh pegawainya.

Sebelumnya, Activision Blizzard mengungkapkan jika mereka akan mulai mengembangkan game secara tatap muka - di mana para pegawai dapat bekerja sama secara tatap muka tanpa dilakukan secara daring seperti sebelumnya.

Sekarang langkah itu telah terealisasikan secara signifikan, sebab Activision Blizzard telah memberikan surat kepada seluruh pegawainya yang memberi tahu mereka tentang penghapusan persyaratan vaksin.

Activision Blizzard mengatakan melakukan ini sesuai dengan keputusan perusahaan lain untuk mencoba dan kembali normal sebelum adanya pandemi Covid-19 dan bertujuan untuk mendorong para pegawainya untuk kembali ke kantor terlepas dari persyaratan status vaksinasi Covid-19. Pihak Activision juga memberikan pernyataan akan bertindak cepat jika kasus Covid-19 kembali melonjak, mengingat tingkat penularan yang tinggi yang dimiliki virus Covid-19 itu sendiri.

Menurut surat tersebut , pegawai yang tidak ingin bekerja secara tatap muka mengingat kekhawatiran atas risiko penyebaran Covid-19 dapat berbicara pada manajer mereka. Tidak jelas keputusan apa yang akan diberikan para manajer jika terdapat beberapa pegawai yang tidak ingin bekerja tatap muka. Bisa jadi pegawai yang tidak bisa atau tidak mau kembali ke kantor akan diizinkan untuk tetap bekerja dari rumah.
Hal pasti yang dilakukan pihak Activision adalah hanya memfokuskan para pekerja meraka untuk kolaborasi langsung pada para pengembangnya daripada dilakukan jarak jauh.

Setiap orang memiliki pendapat masing-masing tentang apakah bekerja di kantor bersama rekan kerja atau dari rumah adalah yang terbaik bagi mereka, jadi kemungkinan beberapa pegawai akan senang sementara yang lain tidak atas kebijakan baru ini. Namun, Activision Blizzard telah terperosok dalam tuduhan dan tuntutan hukum berulang kali mengenai pelecehan seksual dan perlakuan buruk di tempat kerja. Beberapa pekerja mungkin takut kembali ke tempat kerja di mana mereka tidak merasa nyaman.

Tags : Games, Activision